Mendidik Generasi Gadget : Peranan Pendidikan di Sekolah

loading...
Mendidik Generasi Gadget Bagian 3 | Peran pendidikan di lingkungan sekolah turut andil memperkokoh benteng pertahanan dalam diri generasi bangsa untuk menghadapi pengaruh konten gadget yang terkadang tidak kita harapkan. Para pendidik di sekolah memiliki tanggung jawab yang sama dengan orang tua di rumah dalam hal melindungi anak didik dari dampak negatif yang sewaktu-waktu dapat ditimbulkan oleh gadget. Guru harus aktif dan berkesinambungan memberi pemahaman terkait keselamatan penggunaan media gadget apabila berada di tangan anak-anak dan remaja pada umumnya.
Baca juga : Mengenal Manfaat dan Dapodik Sekolah
Guru di sekolah juga dapat merancang program-program kegiatan untuk peserta didik berupa aktivitas yang berhubungan dengan pengembangan bakat minat, contohnya kegiatan ekstrakurikuler, mengadakan bimbingan belajar kelompok dan lain-lain. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi waktu senggang anak didik ketika di rumah, karena waktu luang sangat berpotensi menimbulkan rasa bosan sehingga mendorong keinginan anak untuk bermain gadget. Karena itulah, tidak ada salahnya memberi tugas kepada anak didik untuk menyibukan hari-harinya dengan hal-hal positif yang tentunya berhubungan dengan penguatan pendidikan karakter.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pernah menyampaikan bahwa implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) sebagai upaya menguatkan pondasi mental generasi penerus, harus disegerakan dengan perhitungan matang. Penguatan lima nilai utama karakter, di antaranya religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas pada tiga kegiatan inti (yaitu: intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler) akan menjadi praktik penerapan di setiap sekolah percontohan.

Cukup jelas sekiranya peranan pendidikan dalam upaya menyelamatkan generasi bangsa dari doktrin gadgetisasi yang cukup marak dewasa ini. Lingkungan keluarga dan sekolah harus mampu menjadi wadah sekaligus wahana untuk merekonstruksi anak-anak yang eksesif terhadap gadget. Dengan kata lain, proses pendidikan anak saat di rumah dan di sekolah harus bersinergi dan terintegrasi dengan baik. Harapannya, ketika anak-anak kita sengaja ataupun tidak sengaja harus bersinggungan dengan dunia teknologi berupa gadget, mereka sudah mampu menempatkan dirinya dan memanfaatkan gadget secara tepat guna.

Sebagai penutup, penulis turut menegaskan bahwa berbagai upaya yang telah dilakukan harus disertai dengan penguatan spiritual dalam diri anak-anak sejak dini. Terjadinya dekadensi moral generasi bangsa boleh jadi disebabkan oleh minimnya asupan siraman rohani dan kurangnya materi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pemahaman terhadap ajaran agama. Oleh karenanya, penajaman nilai-nilai agama bagi putra-putri harapan bangsa menjadi kewajiban setiap orang terlebih-lebih ayah bunda di rumah dan pendidik di sekolah.

BAGIAN = 1 - 2 - 3
Sumber : HIDAYATULLAH.COM
Mendidik Generasi Gadget : Peranan Pendidikan di Sekolah
Ilustrasi Belajar di Kelas
Share on FB Share on Tweet Share on G+
loading...