Bukan Hukuman Cubit Tetapi Disuruh Baca Doa, Demikian Pengakuan Rekan Pak Samhudi, Ini Buktinya

Berita ramai seputar kasus pencubitan masih menjadi trending topik di media sosial, untuk meluruskan informasi berikut kronologi baik dari pihak korban maupun pihak guru rekan pak Samhudi, silakan dicermati dengan bijak. Baca juga : Begini Tegasnya Sang Jenderal Marinir untuk Membela Guru yang Diancam Oleh Orang Tua Muridnya

ini kronologi dr saksi pas waktu ada anak2 di hukum.....bukan hukuman cubit tapi disuruh baca doa2 setetelah sholat dhuha

sekitar kurang lebih jam set 10 pagi .. saat bel sholat dhuha, pak sam mghubungi kantor TU untuk minta bantuan menertibkan anak yg sembunyi di pinggiran sungai dibalik kebun (kebon bahasa jawa). setelah ketangkep anak2 itu di bawa ke halaman masjid. di halaman masjid pak sam menyuruh anak2 itu melepas sepatu dan mengikatkan kedua tali sepatu (tali sepatu iku digabung jadi siji mksud e).

lalu pak sam menyuruh mengalungkannya. setelah itu pak sam menepuk pundak si SS dan berkata " pn iku le .. lee ojo nakal.2 ( kamu ituu nak nak jangan nakal ) karna tangan pak sam besar (berat) mungkin itu dikira menganiaya .. kemudian ank2 itu di giring ke tempat (dibilang jalan tp luas di bilang lapangan jg bukan. susah menjelaskan) lalu pak sam berkata ke SS " tak kandakno mama mu lho yow, oh gag wez t telpon no papamu ae .( tak bilangin mama mu lho yaa .. oh tidak jd tak telpon kan papa km aja.) setelah itu pak sam pergi & sudah tidak ada lagi hubungan sama SS.
kemudian hukuman dilanjutkan oleh pak rois (guru olah raga) karena sebagian dr yang di hukum itu anak yang selesai melakukan olah raga & tidak sholat . karena pak rois merasa itu masih dalam tanggung jawabnya akhirnya pak rois yang lanjut menghukum dengan menyuruh melepas baju (kenapa kog melepas baju ? karna pak rois guru olah raga jam segitu sinar matahari baginya masih sehat untuk tubuh) dan membaca do'a sholat dhuha.

SS (bukan termasuk anak yg ikut olah raga kenapa ikut di hukum melepas baju ? ) karna pak rois harus adil terhadap siapapun muridnya yang sama melanggar tata tertib .. kemudian kurang lebih jam 10.48 (waktu dalam foto bukti) seorang seksi dokumentasi mengabadikan moment tersebut dan beliau jg melihat jelas tidak ada bekas cubitan di lengan kanan maupun kiri ..
kejadian itu pada tanggal 03 pebruari 2016 kmudian pak sam di laporkan tanggal 08 pebruari 2016 dan si SS di visum ada bekas cubitan (aneh saja andaikan itu benar di cubit, jaraknya sudah lama kog masi membekas) dan visum pun sebenarnya sudah kdaluarsa ( bukannya visum itu tak boleh lebih dari 24 jam ?dari cerita ini kita bisa menyimpulkan sendiri ini sebuah fitnah atau bukan ..

monggo di share biar tau siapa yg fitnah siapa yg salah.......

itu fto waktu di hukum dan yg dilingkari merah itu anak nya..dan lihat dilengan yg dilingkari...tdak ada bekas cubitan.

Sumber : INFO DIKDAS
Bukan Hukuman Cubit Tetapi Disuruh Baca Doa, Demikian Pengakuan Rekan Pak Samhudi, Ini Buktinya
Bukti Bukan Dicubit Tetapi Disuruh Baca Doa
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+