PGRI Apresiasi Pembentukan Tim Pembela Guru yang Tersandung Masalah Hukum

loading...
loading...
Pemkab Purwakarta, akhirnya mengeluarkan surat keputusan bupati mengenai pembentukan tim pembela guru. Keluarnya aturan ini, merujuk pada maraknya kasus laporan hukum yang menimpa para guru tersebut. Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, mengatakan, saat ini sudah ada tim yang akan memberikan perlindungan terhadap guru bila guru tersebut tersandung masalah hukum berkaitan dengan laporan orang tua siswa. Tim itu, salah satunya terdiri dari sepuluh advokat. Baca Lagi-lagi Guru Ditahan Polisi Usai Dilaporkan Orangtua Murid

"Guru yang kita lindungi, yaitu pendidik yang benar-benar bekerja dan mendidik siswanya," ujar Dedi, kepada Republika.co.id, Kamis (9/6).


Menurut Dedi, di wilayahnya ada guru yang dilaporkan oleh orang tua siswa, gara-gara guru itu menegur dan memberi sanksi tegas terhadap siswa yang mencuri laptop sekolah. Tetapi, teguran dari guru itu, justru berujung pada ranah hukum. Yaitu, guru yang dipolisikan. Padahal, itu guru niatnya baik. Mendidik siswanya, supaya berperilaku jujur. Namun, yang terjadi malah sebaliknya. Justru, guru tersebut yang dipolisikan, gara-gara teguran keras itu.
Baca juga : WOW... Guru Les Privat Online ini Sebulan Bisa Dapat Rp. 600 Juta
Selain itu, ada juga guru (Kepsek) yang diduga telah menampar siswanya, karena siswa itu nakal. Tetapi, yang terjadi guru tersebut justru ditampar balik oleh orang tuanya, lalu hendak dihakimi. Tak hanya itu, guru tersebut dilaporkan ke kepolisian juga.

Untuk melindungi guru yang tersandung masalah seperti ini, maka pemkab membentuk tim khusus. Untuk itu, mulai hari ini pihaknya telah keluarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Purwakarta No 424.05/Kep.576-Disdikpora/2016, tentang Pembentukan Tim Pembela Guru Kabupaten Purwakarta.

Apresiasi PGRI

Di tempat yang sama Ketua PGRI Kabupaten Purwakarta, Rasmita Nunung Sanusi, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dengan keputusan bupati ini. Sebab, saat ini banyak guru yang ketakutan dalam mendidik siswa. "Dulu, saat kami jadi siswa, tidak heran kalau pernah kena tamparan dan cubitan guru. Tapi, tidak lapor ke polisi," ujarnya.

Sekarang ini, zamannya sudah berbeda. Dicubit sama guru dengan tujuan menegur terhadap siswa nakal, ujung-ujungnya bisa dipidanakan. Apalagi, memukul ataupun menampar. Karena itu, banyak guru yang sangat hati-hati dalam mengajar

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/16/06/10/o8ihm4368-purwakarta-bentuk-tim-perlindungan-guru
PGRI Apresiasi Pembentukan Tim Pembela Guru yang Tersandung Masalah Hukum
Apresiasi PGRI
Share on FB Share on Tweet Share on G+
loading...