Dirjen GTK : Kemendikbud Dapat Lindungi Guru Sesuai Koridor Hukum, Sepanjang Guru Tersebut...

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan, guru dapat dilindungi sepanjang tidak melakukan kekerasan fisik terhadap siswanya. Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Kemendikbud, Sumarna Surapranata mengingat terdapat guru yang dipidanakan orang tua siswa karena mencubit. Baca juga : Kak Seto Minta Guru Mendidik dengan Etika, Bukan Kekerasan

Perlindungan guru ada di pasal 39 pada PP Nomor 74 Tahun 2008. Mereka dilindungi sepanjang mereka juga tidak melakukan kekerasan fisik. Kami juga melakukan perlindungan sesuai koridor hukum tapi alangkah lebih baik kalau guru dan orang tua tidak saling melaporkan.” ujar pria yang biasa disapa Pranata ini kepada wartawan seusai rapat kerja bersama komisi III DPD RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/6).

Dalam mendidik anak, Pranata menegaskan, tindakan kekerasan seperti itu tentu tidak boleh dilakukan guru.


Pranata menerangkan, pendidikan saat ini berbeda dengan cara mendidik di masa lalu. Masalah kekerasan fisik seperti mencubit sudah dianggap tindakan kriminal. Sebab, hal ini sudah tertera dalam aturan perlindungan anak.

Dia juga menceritakan cara mendidik seorang guru tua di Maluku Utara. “Seorang guru tua menganggap memberikan rotan itu akan selalu ada mutiara hitam untuk mendidik anak,”ujar dia. Padahal tanpa rotan, dia melanjutkan, anak bisa dididik dengan baik. Dengan kata lain, kekerasan fisik dalam niatan mendidik sudah tidak boleh lagi dilakukan.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/16/06/13/o8pjwz326-guru-dapat-dilindungi-sepanjang-tidak-lakukan-kekerasan-fisik
Dirjen GTK : Kemendikbud Dapat Lindungi Guru Sesuai Koridor Hukum, Sepanjang Guru...
Dirjen GTK Kemendikbud Sumarna Surapranata
Share on FB Share on Tweet Share on G+