Puluhan Ribu Penyuluh Pertanian Minta Diangkat Jadi PNS

Indonesia mungkin pantas disebut sebagai negeri obral janji karena fenomena ini hampir terjadi di berbagai lini kehidupan terutama janji para pemimpin kepada rakyat. Tenaga honorer, Bidan, Guru dan penyuluh pertanian pernah menerima janji manis untuk diangkat jadi PNS. Pertanyaannya, begitu prestisiusnya status PNS sehingga dambaan banyak orang dan menjadi objek obral janji penguasa. Baca juga OPINI Ketika Harus Memilih Sekolah atau Bekerja

Sebanyak 23 ribuan tenaga harian lepas penyuluh pertanian (THLPP) minta pemerintah menepati janji mengangkat mereka menjadi PNS. 


Menurut Ketua Forum ‎Komunikasi THLTBPP Dedi Lafian, pemerintah sudah menjanjikan proses pengangkatan CPNS tenaga penyuluh pertanian dimulai April. Hanya saja pengangkatannya dilakukan bertahap.

"Sesuai pembicaraan Mentan dan MenPAN-RB, ada 10 ribuan tenaga penyuluh pertanian yang diangkat duluan pada April mendatang. Kami ke Kantor KemenPAN-RB untuk mengecek proses rekrutmennya," kata Dedi kepada JPNN, Selasa (22/3).
Simak : Menimbang Peran Guru dan Google Bagi Perkembangan Pendidikan Anak
Dia menyebutkan, 25 korda Forum Komunikasi THLTBPP sengaja sowan ke Kantor KemenPAN-RB untuk mendapatkan informasi sudah sejauh mana proses pengangkatannya. "Kami hanya berpatokan pada janji dua menteri ini. Ini tinggal dua pekan lagi sudah Juli, kok belum ada tanda rekrutmen," ujarnya.

Dedi menegaskan, pihaknya tetap bersikeukeuh diangkat PNS dan menolak di P3-kan. "Kami maunya PNS, kalau P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) kami belum tahu modelnya seperti apa. Kalau sistemnya kontrak, apa bedanya dengan yang sekarang," cetusnya.
Dedi dan rekan-rekannya berharap baik Mentan maupun MenPAN-RB tidak sebatas omongan dan memberikan janji-janji.

Sumber : http://www.jpnn.com/read/2016/03/23/365260/23-Ribu-Penyuluh-Pertanian-Minta-Dijadikan-PNS-
Puluhan Ribu Penyuluh Pertanian Minta Diangkat Jadi PNS
Petani di Sawah
Bagikan di WhatsApp, Twit, FB, G+