Ibu Adalah Guru Bangsa yang Sejati

Hari ibu diperingati secara nasional pada tanggal 22 Desember setiap tahunnya. Hal ini membuktikan bahwa perhatian pemerintah kepada kaum ibu. Hal ini seyogya memang diadakan sebagai apresiasi besar bagi kaum ibu yang telah melahirkan banyak pemimpin hebat di negeri ini. Ibulah yang telah menjadikan putra-putri terbaik negeri ini dikagumi dan disegani oleh bangsa-bangsa lain.

Momentum hari ibu sebenarnya tidak cukup diperingati hanya sekali dalam setahun. Sebagaimana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok menyampaikan bahwa setiap hari adalah hari ibu. Namun, seremonial secara nasional perlu difokuskan pada waktu tertentu agar setiap generasi bangsa dapat serempak memperingati jasa para ibu yang tidak terhingga.

Memaknai hari ibu tidak cukup dengan memperingatinya saja melalui seremonial atau ucapan kartu Mother’s Day. Sebagai anak yang mengaku memiliki ibu harus mampu menunjukkan ketaatannya dan hormat baktiny pada kedua orang tua terkhusus kepada ibu yang mendidik kita dari bayi hingga dewasa. Ibulah guru pertama yang mengenalkan segala macam ilmu kehidupan kepada seluruh generasi bangsa ini.

Peran Ibu Sebagai Guru Generasi Bangsa

Sedikitnya 3 poin penting dari peran seorang ibu sebagai pendidik bagi seluruh anak manusia sebelum generasi tersebut menjadi individu yang tangguh dan mandiri ketika dewasa. Pendidikan yang ditebarkan para ibu inilah melahirkan orang-orang hebat, mulai dari pemimpin, pejabat, pengusaha, guru, dan cendekiawan lainnya. Berikut tiga hal yang penting dilakukan seorang ibu kepada buah hatinya bila ditinjau dari sudut pandang pendidikan.
Peran Ibu Sebagai Guru Generasi Bangsa
Parenting Peran Ibu (DOK.PRIBADI)

1. Sebagai Teladan
Bayi di manapun berada ketika lahir dan belajar mengenal dunia fana ini tidak akan mampu melakukan banyak hal, kecuali tangisan. Ibu menjadi insan pertama yang kemudian mengenalkan berbagai hal yang ada di muka bumi ini baik secara lisan maupun isyarat. Kasih sayang ibu yang hangat dirasakan oleh para generasi manusia sehingga mereka mengenal akan indahnya kasih sayang.

Beranjak balita dan usia anak-anak mereka cenderung meniru apa yang dilakukan orang di sekitarnya. Lagi-lagi seorang ibu yang paling dekat akan menjadi sorotan utama dari generasi mungil tersebut. So, ibu harus mampu memberi contoh dan teladan yang baik agar karakter yang tertanam dalam diri generasi bangsa ini bermartabat lagi mulia.

2. Sebagai Motivator
Lumrah bila sering melihat anak manusia menangis, namun ibu yang penyayang dengan sabar dan penuh cinta terus menghibur anak-anaknya hingga mereka dapat tersenyum riang. Banyak juga anak yang sulit diatur dan suka berputus asa dalam melakukan apapun. Kembali peran ibu sebagai motivator ulung mampu membangkitkan semangat putra-putrinya untuk berusaha dan belajar agar mampu melakukan apapun yang diinginkan sang anak.

3. Sebagai Pendidik
Setelah mengenal keteladanan dan memiliki motivasi hidup, penting bagi setiap anak mendapatkan arahan dan bimbingan akan makna kehidupan ini. Lagi-lagi peran ibu sebagai pendidik dituntut terlebih dahulu sebelum putra-putrinya mengenal bangku sekolah. Karena pendidikan yang paling baik dan berkesan akan lahir dari kelihaian seorang ibu dalam mengasuh buah hatinya hingga usia masuk sekolah.

Mungkin ini sekilas refleksi hari ibu yang dapat kita ambil hikmah sebagai orang dewasa terutama kaum ibu sehingga dapat menempatkan diri menjadi Guru bagi generasi bangsa ini. Guru yang tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan (transfer of knowledge) tetapi mampu memberi suri tauladan yang baik dan memotivasi langkah para generasi bangsa. Selamat Hari Ibu Selamanya… Moms, We Miss You so Much!!!
Ibu Adalah Guru Bangsa yang Sejati
Ibu Mengasuh Anak Bayi (DOK. PRIBADI)
Share on FB Share on Tweet Share on G+